Trans-Jakarta Terbakar akibat Korsleting

4 Sep 2014

KEBAKARAN yang menghanguskan bus Trans-Jakarta di Halte Al-Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Kamis (28/8) pekan lalu, diduga akibat korsleting pada kabel listrik angkutan itu.

Dugaan awal penyebab terbakarnya bus Trans-Jakarta karena korsleting. Investigasi internal juga dilakukan pihak pabrikan, karoseri, dan pembuat air conditiner (AC) Nippon Denso, kata Kepala Dinas (Dishub) DKI Jakarta Muhamad Akbar, kemarin.

Karena bus Trans-Jakarta merek Yutong itu diragukan, ujarnya, 29 bus Trans-Jakarta lainnya yang bermerek sama dikandangkan. Penghentian operasional bus dari hasil pengadaan melalui lelang pada 2013 itu dilakukan agar tidak terjadi kasus serupa, kerusakan mesin, bahkan kekhawatiran lepasnya gandengan bus.

Total ada 30 bus merek Yutong yang dikandangkan hingga hasil pemeriksaan secara menyeluruh rampung. Mungkin, pekan depan sudah selesai diperiksa, kata Akbar.

Menurutnya, bus yang dikandangkan akan diperiksa oleh Unit Pelaksana Teknis Trans-Jakarta guna mengetahui pasti penyebab terbakarnya bus tersebut.

Apakah karena terjadi kesalahan produksi atau dampak penggunaan bus? Selain itu, seluruh dokumen pengadaan barang dan jasa juga akan diperiksa. Apakah proses perawatan armada bus Trans-Jakarta sudah mengacu pada manual book dari pabrik, jelasnya.
Akbar menjelaskan puluhan bus Trans-Jakarta merek Yutong didatangkan dari Tiongkok seharga Rp3,8 miliar per unit. Sementara itu, jumlah bus Trans-Jakarta yang beroperasi setiap hari di 11 koridor mencapai 450 unit. (Ssr/J-4) Media Indonesia, 2/09/2014, hal 8


TAGS


-

Author

Follow Me